Jakarta (KABARIN) - Pelatih timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov menegaskan keseriusan timnya dalam menghadapi FIFA Series 2026 dengan tidak menganggap remeh Kepulauan Solomon, yang akan mereka lawan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (27/3).
Bulgaria berada di posisi ke-87 pada daftar peringkat dunia FIFA terhitung per Maret 2026. Sedangkan Kepulauan Solomon berada cukup jauh di bawah, dengan menghuni posisi ke-152 dunia.
“Memang benar bahwa posisi Kepulauan Solomon berada di bawah kami dalam daftar peringkat FIFA. Namun kami mengetahui kekuatan mereka, kami cukup familiar dengan permainan mereka, dan kami menghormati setiap lawan, setiap rival, di atas lapangan,” kata Dimitrov pada jumpa pers di Satdion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.
“Dan kami ingin menerapkan gaya (permainan) yang baru, karena pada kualifikasi Piala Dunia kami bermain melawan negara-negara kuat seperti Spanyol, Turki, bahkan Georgia. Maka sekarang kami akan memainkan gaya permainan yang berbeda tergantung lawan, dan sekarang kami ingin mendominasi permainan,” katanya.
Percobaan penerapan gaya permainan yang baru menjadi hal penting menurut Dimitrov, terkait dengan perjuangan mereka pada kompetisi-kompetisi internasional selanjutnya.
“Kami ingin membangun performa kami. Ketika saya mengambil alih (timnas), kami sedang berada tepat di pertengahan kualifikasi Piala Dunia (2026). Dan ini merupakan pemusatan latihan ketiga saya bersama timnas,” ujar mantan pemain Persija Jakarta itu.
“Saat kami memainkan dua pertandingan terakhir kami di kualifikasi (Piala Dunia 2026), ada penampilan positif, dan kami mampu memenangi dua pertandingan terakhir kami melawan Georgia di kandang, di Sofia. Maka kami ingin menindaklanjutinya, dan memperlihatkan apa yang mampu kami lakukan,” katanya.
Pada pertandingan FIFA Series melawan Kepulauan Solomon, Dimitrov tidak membawa serta beberapa pemain senior seperti Kiril Despodov atau Ilia Gruev. Hal itu sejalan dengan upaya Dimitrov memberi kesempatan bermain kepada pemain-pemain muda.
“Besok kami akan memutuskan tim inti. Ada satu atau dua pertanyaan mengenai siapa yang akan bermain dan siapa yang akan bermain sejak awal besok. Namun ide utama dan awal kami adalah semua orang yang ikut ke Jakarta mendapat menit bermain dan dapat dimainkan pada turnamen ini,” katanya.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026